vix.ing · top · new · best · stats · spec

RASIONALITAS PENGOBATAN PASIEN ISPA NON PNEUMONIA PADA BALITA DI RAWAT JALAN PUSKESMAS PASRUJAMBE

2024/08/14 by Cece Furwanti, Anggara Martha Pratama, Endang Suswantika +1

paper · doi:10.17605/osf.io/zw7vq

Abstract

Rasionalitas penggunaan obat Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) Non Pneumonia di Puskesmas mengacu pada Pedoman Pengobatan Dasar di Puskesmasdan Indikator Kinerja POR Nasional, dimana pada pedoman tersebut Pengobatan ISPA non Pneumonia adalah tanpa antibiotika, kecuali jika terjadi infeksi sekunderseperti faringitis, dan batas toleransi penggunaan antibiotika sebesar 20%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rasionalitas penggunaan obat ISPA NonPneumonia pada balita di Puskesmas Pasrujambe Kabupaten Lumajang, yang mengacu pada pedoman tersebut di atas. Pengambilan data secara retrospektif pada bulan Januari-Juni 2023 melalui pengambilan data primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 71 kasus ISPA Non Pneumonia, pasien yang diterapi dengan menggunakan antibiotika adalah 41 pasien (68%), dan tanpa antibiotik 31 pasien (32%). Hal ini menunjukkan bahwa Pengobatan ISPA Non Pneumoniapada balita di Puskesmas Pasrujambe Kabupaten Lumajang tidakrasional karena penggunaan antibiotika yang tidak tepat serta melebihi batas toleransi 20%, pengobatan ISPA Non pneumonia yang menggunakan antibiotika dan dinyatakan tidak rasional sebesar 25% Antibiotik yang digunakan adalah Amoksisilin sebanyak 66% dan Kotrimoksazol sebanyak 34%.

Related